Elegi Bumi adalah nyanyian ratapan, yang menyajikan drama penghancuran serta kemerosotan moral dalam cara kita mengelola lingkungan hidup. Bumi sebagai situs hidup beragam makhluk, termasuk manusia, pelan-pelan telah menjadi tua dan lelah. Pohon-pohon meranggas dan hewan-hewan menghirup racun karbondioksida. Deforestasi menjadi bentuk terkejam, yang telah mengeksploitasi alam tanpa memperhitungkan masaContinue Reading

Sintang, 8 April 2019 – Pengembangan Wisata Alam di kawasan Taman Nasional merupakan salah satu upaya melestarikan kawasan sekaligus memberikan alternatif sumber ekonomi kepada masyarakat lokal yang berbasiskan nilai-nilai konservasi. Upaya pengembangan wisata alam memerlukan proses yang panjang dan keterlibatan berbagai pihak sehingga dapat dikenal dan berkembang. Pengembangan wisata alam BelabanContinue Reading

Jakarta (ANTARA News) – Penyelamatan lingkungan dan hutan akhir-akhir ini semakin gencar dikampanyekan mulai dari tingkat lokal, nasional hingga global karena pengaruh perubahan iklim yang kian dirasakan. Bahkan, Hari Lingkungan Hidup yang diperingati setiap 5 Juni kali ini tema yang ditetapkan United Nations Environment Programme (UNEP) adalah Forest: Nature AtContinue Reading

Manado (ANTARA News) – World Wide Fund for Nature (WWF) Indonesia mengajak masyarakat di Kota Manado, Sulawesi Utara (Sulut), untuk bijak memilih ikan mana yang akan dikonsumsi. “Upaya yang dilakukan WWF ini bertujuan mendorong konsumen mengenal gagasan hidangan laut lestari, karena itu hendaknya memilih ikan yang berkelanjutan agar tidak habisContinue Reading

Jakarta (ANTARA News) – Menteri Lingkungan Hidup Gusti Muhammad Hatta mengharapkan semua pihak turut serta berkomitmen dalam pelestarian dan pemanfaatan keberlanjutan keanekaragaman hayati serta pembagian keuntungan yang adil dan merata untuk kesejahteraan masyarakat. “Kami berharap, adanya komitmen dari semua pihak untuk turut serta dalam pelestarian dan pemanfaatan berkelanjutan keanekaragaman hayati,”Continue Reading

Yogyakarta (ANTARA News) – Paham materialis, pragmatis, kapitalis, dan antroposentris telah menimbulkan perilaku eksploitatif, destruktif, dan tidak bertanggung jawab terhadap kelestarian lingkungan. “Perilaku manusia seperti itu menjadi salah satu penyebab terjadinya permasalahan lingkungan, terutama ketersediaan air di Indonesia saat ini,” kata Ketua Majelis Lingkungan Hidup Pimpinan Pusat Muhammadiyah Muhjidin MawardiContinue Reading

Jakarta (ANTARA News) – Semakin terbatasnya sumber daya energi maupun pangan akibat peningkatan jumlah penduduk dan menurunnya kualitas lingkungan harus dihadapi dengan perubahan gaya hidup, sehingga setiap orang dapat memberikan kontribusi terhadap penyelesaian masalah yang dihadapi secara global. Hal tersebut disampaikan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono saat menjadi pembicara kunci dalamContinue Reading