Sepuluh Titik Longsor Timbun Jalan Utama Rancah-Rajadesa [Pikiran rakyat]

CIAMIS, (PRLM).- Hujan lebat yang terus mengguyur wilayah Ciamis bagian utara menyebabkan terjadinya longsor di beberapa tempat. Timbunan longsor di sepuluh titik yang menutup badan jalan utama antara Kecamatan Rancah dengan Kecamatan Rajadesa hanya bisa dilalui sepedamotor. Dikhawatirkan bakal terjadi longsor susulan, sebab hujan masih sering turun di wilayah tersebut.

Sementara itu arus kendaraan roda empat atau mobil, dialihkan melalui jalur jalan antara Desa Tanjung Jaya dengan Desa Wangun Sari yang kondisinya rusak berat. Hingga Selasa (29/3), warga bersama dengan instasi terkait terus berupaya menyingkirkan timbunan material tanah berikut pohon dan batu yang memenuhi badan jalan. Longsor yang terjadi secara bertahap mulai Senin (28/3) berada pada ruas jalan sepanjang satu setengah kilometer tepatnya di perbatasan antara dua kecamatan tersebut, tepatnya antara Desa Tanjungjaya Kecamatan Rajadesa sampai dengan Desa Wangu Sari Kecamtan Rancah.

”Kejadiannya tidak sekaligus tetapi bertahap mulai hari Senin sampai dengan Selasa dini hari. Badan jalan tertutup tanah dan pohon yang ikut tumbang. Sampai Selasa (29/3) siang kendaraan roda empat belum bisa lewat. Hanya sepedamotor, itu saja harus hati-hati karena licin,” ungkap Endang Supriatna (48) warga Rancah.

Hal tersebut juga dibenarkan Endang SB, yang menambahkan lamanya menyingkirkan material tanah dan pohon karena terbatasnya alat. Untuk menyingkirkan timbunan tanah dan pohon tumbang, hanya memergunakan alat sekadarnya. ”Memang ada bantuan mobil penyemprot, tetapi hasilnya kurang maksimal karena timbunan tanahnya tebal. Jadi lebih banyak memakai alat manual saja seperti cangkul dan linggis.” tuturnya. (Pikiran rakyat/iH7)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *